KLIK LAMBANG DAERAH UNTUK MELIHAT BERITA


Bea Cukai Amankan Kapal Bawa Barang Ilegal

http://www.riaulive.id/bea-cukai-amankan-kapal-bawa-barang-ilegal.html

logo-bea-cukaiBengkalis – Aparat Bea Cukai, Kota Dumai, Provinsi Riau kembali mengamankan kapal KLM Hasil Makmur Utama beserta muatan yang tidak dilengkapi dokumen-dokumen resmi saat sandar di pelabuhan rakyat Lubuk Muda, Siak Kecil dengan mengamankan delapan orang anak buah kapal.

Kepala Kantor Bea Cukai Tipe Pratama Bengkalis Nurhasan Ashari melalui Kepala Sub Seksi Pencegahan dan Penindakan, H Dahwir di Dumai, Selasa, mengatakan aparat masih melakukan pemeriksaan rinci terhadap muatan kapal itu hingga belum bisa dijelaskan berapa banyak dan apa saja bentuk muatan kapal tersebut.

“Kini petugas masih melakukan pencacahan, dan kita harapkan hasilnya bisa segera diumumkan,” ujarnya.

Dijelaskan Dahwir, kronologi penangkapan terjadi ketika petugas melakukan patroli rutin dan menemukan kapal KLM Hasil Makmur Utama dengan dipenuhi muatan tengah bersandar di pelabuhan rakyat Lubuk Muda, Siak Kecil.

Ketika dilakukan penangkapan, petugas Bea Cukai hanya dapat meringkus 8 orang ABK yang kini diamankan di kantor Bea Cukai Bengkalis, sedangkan Nakhoda kapal berhasil kabur.

Dugaan sementara, menurut pengakuan ABK kapal bermuatan berbagai bahan tekstil dan mainan anak-anak tersebut berasal dari Pork Klang, Malaysia tujuan Jambi. Secara kasat mata di katakan Dahwir kapal tersebut di perkirakan bermuatan 250 higga 300 ton.

Lebih lanjut, Dahwir berjanji akan melakukan konfrensi pers setelah proses pemeriksaan terhadap ABK, kapal beserta muatan selesai.

“Saya rasa segitu aja dulu, setelah proses pencacahan selesai kita akan hubungi kawan-kawan,” ujarnya.

Wilayah perairan Bengkalis yang memiliki banyak pelabuhan kecil-kecil sangat rawan dengan aktivitas penyelundupan berbagai barang dan narkoba. Mereka memanfaatkan keterbatasnya dan kelengahan petugas sehingga barang-barang tanpa dokumen dan barang haram itu bisa masuk ke berbagai wilayah di Sumatera.(ant)

Tulis Komentar Anda