KLIK LAMBANG DAERAH UNTUK MELIHAT BERITA


Dibantu Adik Prabowo, Harimau Bonita Dikembalikan ke Habitatnya

http://www.riaulive.id/dibantu-adik-prabowo-harimau-bonita-dikembalikan-ke-habitatnya.html

Dharmasraya – Setelah serangkaian proses penyelamatan, Harimau Sumatera bernama Bonita dan Atan Bintang resmi dikembalikan ke habitat alaminya. Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, datang langsung dalam proses pelepasan Bonita dan Atan.

Kedua satwa itu resmi dilepasliarkan dalam sebuah prosesi di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR-HSD) yang ada di Sumatera Barat, Senin (28/7/2019). PR-HSD adalah lembaga yang didirikan oleh Hashim.

“Dengan ini, Bonita dan Atan Bintang resmi kita lepas kembali ke habitatnya,” kata Hashim sambil mengusap kendaraan berisi dua harimau, Bonita dan Atan Bintang, yang ada dalam kerangkeng.

“Harimau kita kembalikan ke habitatnya di hutan Riau,” kata Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KSDAE KLHK), Wiratno, di tempat yang sama.

Hadir dalam acara melepas dua Harimau Sumatera tersebut Kepala BKSDA Sumbar Erly Sukrismantoro dan Kepala BKSDA Riau Suharyono.

Bonita, harimau Sumatera betina diselamatkan dari areal kebun PT.TH Indo Plantations Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir 3 Januari 2018 silam.

Sedangkan Atan Bintang yang berjenis kelamin jantan diselamatkan dari permukiman warga 18 November 2018 di Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama dengan PR-HSD Yayasan ARSARI Djojohadikusumo, sebelumnya telah melakukan serangkaian proses rehabilitasi terhadap Bonita dan Atan hingga siap dilepasliarkan ke habitat aslinya.

“Selain itu, data dari Ditjen KSDAE menunjukkan lebih dari 50% populasi satwa dilindungi berada di luar kawasan konservasi baik di hutan produksi maupun hutan lindung,” kata Wiratno.

“Kita harapkan mulai saat ini satwa liar dilindungi termasuk harimau Sumatera yang berada di luar kawasan konservasi dapat terlindungi seperti halnya satwa liar lainnya di dalam kawasan konservasi. Semangat bekerja bersama menjadi kunci untuk sinergi selanjutnya,” tambah dia.

Kembali ke Hashim, dia menegaskan PR-HSD berkomitmen untuk terus membantu pemerintah melestarikan dan menambah jumlah populasi Harimau Sumatera.

Hashim menambahkan, sejak diresmikan oleh Menteri LHK 29 Juli 2017 lalu, PR-HSD telah melakukan rehabilitasi terhadap 6 individu harimau, yang 4 individu di antaranya berhasil dilepasliarkan ke habitat alaminya. 29 Juli juga diperingati sebagai Global Tiger Day di berbagai negara di dunia.

Sumber : Detik

Tulis Komentar Anda