KLIK LAMBANG DAERAH UNTUK MELIHAT BERITA


Estimasi APBD Riau 2020 sebesar Rp7,9 triliun, begini penjelasannya

http://www.riaulive.id/estimasi-apbd-riau-2020-sebesar-rp79-triliun-begini-penjelasannya.html

Pekanbaru – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS)Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Riau tahun 2020, Senin.

Wakil Ketua DPRD Riau Sunaryo di Pekanbaru, Senin mengatakan dalam pembahasan tersebut diperkirakan pendapatan pada APBD 2020 sebesar Rp7,9 Triliun. Pihaknya akan membahas secara maraton, dan diharapkan target pengesahan APBD dilaksanakan Agustus ini.

“KUAPPS sudah masuk, pendapatan sekitar Rp7,9 triliun. Ini belum final, kita masih bahas. Target kita disahkan bulan ini juga,” ucapnya.

Tak hanya itu, dia mengatakan ada usulan pinjaman daerah yang diajukan Pemprov Riau sebesar Rp4 Triliun. Jika hal tersebut disepakati maka akan ada penambahan untuk APBD tahun mendatang.

“Ada pengusulan pinjaman daerah sekitar Rp4 triliun jadi kalau ini disepakati tentu totalnya Rp12 triliun (APBD 2020). Kita lihat dan bahas dulu, ya kalau memungkinkan, APBD kita jadinya Rp12 triliun, tapi kalau tidak, jadi APBD kita tinggal Rp7,9 triliun saja,” ucap Politisi PAN Riau itu.

Lebih lanjut, dia mengatakan banggar sedang meminta rincian dari TAPD untuk apa kegunaan pijaman tersebut.

“Katakanlah untuk menbuat jalan, jadi apakah masalah-masalah hukumnya sudah selesai apajah masalah kawasan hutan dan sebagainya sudah selesai. Itu yang perlu dikaji ulang bersama. Jadi selama persyaratan itu oke kita tak ada masalah,” sebutnya.

Dikatakannya, pembahasan hutang daerah itu belum final karena belum didapatkan penjelasan rinci dari TAPD.

“Kita belum putuskan, karena TAPD juga belum merinci, jadi sambil berjalan mereka rincikan. Baru bisa kita putuskan,” sambungnya.

Sumber : Antara

Tulis Komentar Anda