KLIK LAMBANG DAERAH UNTUK MELIHAT BERITA



Kontes Burung Kicau Perdana Se – Kabupaten Kepulauan Meranti

http://www.riaulive.id/kontes-burung-kicau-perdana-se-kabupaten-kepulauan-meranti.html

Selatpanjang– Belasan Burung Kicau dikutsertakan dalam kontes burung berkicau di lapangan Tugu, Taman Cik Puan Jl. Merdeka Selatpanjang. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini diharap mengubah kebiasaan memburu burung hutan untuk diikutkan sebagai burung kontes adalah burung hasil penangkaran.

“Kedepan sasarannya bagaimana seluruh kicau mania di Kabupaten kepulauan meranti, tak lagi mengambil burung di hutan tapi burung hasil penangkaran untuk diperlombaan,” kata M Arif MN M.Pd Staff Ahli bidang Kemasyarakatan dan sumberdaya Manusia, Disela Kontes Burung Berkicau di Lapangan Tugu Taman Cik Puan jl. Merdeka Selatpanjang,  Ahad 29 April 2018 Sebagai Pejabat yang mewakili Bupati Kepulauan Meranti.

Kontes burung yg dilaksanakan hari ini adalah KOntes Burung Kicau yg perdana  dilaksanakan di kab. Kepulauan meranti ini, harapan kita kedepan dapat di selenggarakan secara berkesinambungan dari Tahun ke Tahun,

Kegiatan positif seperti ini didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten kepulauan Meranti, karna dengan diadakan kontes begini masyarakat akan lebih mandiri dan tidak melulu berharap kepada APBD Kab. kepulauan Meranti, imbuh Arif

Berdasarkan informasi yg kumpulkan awak media di lokasi kontes burung  berkicau yang diselenggarakan oleh  MBC (Meranti Bird Club) hari ini mendatangkan Juri dari Kota dumai, dan peserta berasal tidak hanya dari kabupaten kepulauan meranti saja, melainkan dari Guntung Kab. Pelelawan, Batam Kepulauan Riau, Bengkalis, Dumai, dan Pekanbaru.

Sebagai Ketua Pelaksana Hasnudin emsa, Berharap  dengan dilaksanakan nya kegiatan seperti ini perekonomian masyarakat dapat meningkat dengan cara Masyarakat berminat untuk memelihara burung burung kicau, selain kita akan menghindari meranti dari kepunahan species burung kicau, imbuhnyaberdasarkan perkembangan yang terpantau burung kicau yang ada di kabupaten kepulauan meranti ini dibawa keluar daerah untuk di jual, dengan adanya ini bisa menjadi ajang pelestarian,sebab meranti yg punya banyak potensi,ujar pak udin di sela pelaksanaan Kontes Burung hari ini.

Berawal dari burung yg hanya sekedar dikasi makan dan di gantungn dirumah, Udin mengambil inisiatif mengumpulkan pecinta burung kicau membentuk MBC (Meranti Bird Club), agar burung yang dianggap biasa saja, dipelihara asal dikasi makan ini menjadi burung yang bernilai harga tinggi, dan meningkatkan roda perekonomian melalui penangkaran burung.

udin berharap Kepada pemerintah untuk membantu mensuport memperhatikan, khususnya kepariwisataan, didaerah-daerah lain sudah ada dan bersinergi mengapa kita tidak ada, atau barangkali belum, ujarnya

Kegiatan spertiini rencana akan diselenggarakan tiap bulan untuk lokal kab. kepulauan meranti sebagai laberan, da untuk laberan besar akan dilaksanakan Empat bulan sekali, rencananya; namun terkait dengan dana, maka sekurang-kurangnya dua kali dalam satu tahun. tegas Udin

Hal senada disampaikan oleh E Miratna selaku penasehat dari MBC (Meranti Bird Club) bahwa selama ini masyarakat membutuhkan wadah yang tepat dan berguna demi perkembangan dan kemajuan masyarakat khususnya pada kalangan ekonomi menengah kebawah dalam meningkatkan perekonomian, kegiatan seperti ini sebagai wadah bagi penangkar burung, dan peminat bagi burung berkicau khusus di kabupaten kepulauan meranti,

dengan adanya kegiatan seperi ini yang akan diselenggarakan dua kali dalam satu Tahun ini, masyarakat memiliki wadah khusus, dan burung yang dikurung dan digantung tidak lagi hanya di kasi pakan sembarangan melainkan dirawat dengan baik dan dilestarikan, dengan semakin banyaknya penangkar burung, maka burung kicau has daerah meranti akan terhindar dari kelangkaan, dan kepunhan, ujar Emiratna yang juga anggota DPRD kabupaten kepulauan Meranti

E. Miratna juga berharap kepada pemerintah daerah agar memberi perhatian lebih kepada komunitas Pecinta Burung kicau dan komunitas lain yang bernilai manfaat serta mendukung peningkatan perekonomian, dengan cara membuka wadah atau mengadakan kompetensi secara rutin. pungkasnya.(pnd.Riaulive)

Tulis Komentar Anda