KLIK LAMBANG DAERAH UNTUK MELIHAT BERITA


Polres Inhu Bekuk Pria Paruh Baya Pengedar Narkoba

http://www.riaulive.id/polres-inhu-bekuk-pria-paruh-baya-pengedar-narkoba.html

tangkapPekanbaru – Kepolisian Resor Indragiri Hulu Provinsi Riau membekuk seorang pria paruh baya yang menjadi pengedar narkoba dengan barang bukti 10 paket sabu-sabu siap edar.

“Selain 10 paket sabu-sabu siap edar bernilai jutaan rupiah itu, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya berupa satu buah kaca pirek, pipet, dan uang diduga hasil transaksi,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, di Pekanbaru, Rabu (13/4).

Guntur menjelaskan, pria berusia 48 berinisial El itu diamankan pada Selasa (12/4) malam di Desa Baturijal Barat Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu.

Pria itu ditangkap saat sedang berada di warung kopi dan menikmati musik dangdut yang dinyanyikan oleh biduan Desa Baturijal.

Menurut Guntur, penangkapan pria yang kesehariannya bekerja serabutan itu, berawal dari adanya laporan masyarakat atas marak peredaran narkoba yang dilakukan pelaku.

Berawal dari informasi tersebut, polisi lantas melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui identitas pelaku.

Polisi yang telah memiliki data akurat identitas pria itu kemudian melakukan penangkapan saat pelaku sedang lengah.

“Pelaku digerebek saat berada di warung kopi tersebut,” ujarnya pula.

Saat diperiksa tubuh pelaku, petugas menemukan 10 paket sabu-sabu senilai Rp2.500.000 berikut alat isap sabu-sabu, dan uang diduga hasil transaksi.

Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolsek Peranap untuk menjalani penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Guntur mengatakan bahwa penangkapan pelaku masih bagian dari Operasi Berantas Sindikat Narkoba (Operasi Bersinar) 2016 yang digelar sejak 21 Maret 2016.

Menurut Guntur, selama Operasi Bersinar itu jajarannya berhasil mengamankan sebanyak enam kilogram sabu-sabu dari ratusan tersangka pengedar dan bandar.

Selain enam kilogram sabu-sabu, petugas turut menyita 2,2 kilogram ganja kering, 1.836 butir ekstasi, dan 160 pil psikotropika jenis Happy Five.

Ia menyatakan, barang bukti yang diamankan itu merupakan hasil pengungkapan Operasi Bersinar sejak 21 Maret 2016 hingga 12 April ini.

Menurutnya, barang bukti itu berpotensi terus meningkat lantaran Operasi Bersinar akan terus digalakkan hingga 21 April 2016 mendatang.

Ia merincikan, barang bukti narkoba bernilai miliaran rupiah itu merupakan hasil pengungkapan sebanyak 140 perkara dengan 189 orang tersangka pengedar dan bandar yang diamankan.

Menurut Guntur, jajaran Polda Riau akan terus mempersempit ruang gerak pengedar dan bandar narkoba dalam melancarkan aksinya.

Guntur menyebutkan, pengungkapan paling banyak dilakukan di permukiman padat penduduk, seperti Kampung Dalam, indekosan, razia di jalanan dan sejumlah tempat hiburan.

Dia menegaskan tidak akan menolerir pengedar dan bandar narkoba. “Kami akan miskinkan mereka. Narkoba sudah sangat darurat,” ujarnya pula.(ant)

Tulis Komentar Anda