KLIK LAMBANG DAERAH UNTUK MELIHAT BERITA



Sumbar Wujudkan Karakter Lokal Lewat Komik

http://www.riaulive.id/sumbar-wujudkan-karakter-lokal-lewat-komik.html

PADANG – Dinas Pariwisata Sumatera Barat (Sumbar) mewujudkan karakter lokal lewat komik dengan mengundang para komikus dari kabupaten/kota Se-Sumbar untuk mengikuti workshop “Penciptaan Karakter Lokal” dari 16 hingga 18 Maret 2017.

“Dengan melihat pasaran komik yang makin diminati banyak kalangan, jadi peluang seperti ini kenapa tidak dipakai sebagai sarana pengembangan kearifan lokal,” kata Kepala Seksi Pengembangan Sumber Daya Manusia Dinas Pariwisata Sumbar, Agustin di Padang, Kamis (17/3).

Ia menerangkan selama ini komik luar negeri merajalela di pasar Indonesia, khususnya di Sumbar. Dengan ini pihaknya mempunyai ide untuk mewujudkan karakter lokal dengan pasar komik yang seperti itu.

Di samping itu Sumbar lagi menggencarkan tentang wisata halal, ini juga bisa salah satu pemacu yang bisa mendatang wisatawan lokal maupun mancanegara. “Komik merupakan media yang menarik dan mudah dipahami, ditambah lagi dengan zaman yang lebih modern saat ini yang memudahkan akses ke seluruh dunia,” katanya.

Menurutnya Sumbar mempunyai budaya, kuliner, maupun fashion yang bisa dikembangkan dan menjadikan kearifan lokal yang mendatangkan pendapatan daerah. “Dimulai dari hal kecil saja, seperti kegiatan ini yang hasilnya bisa dikembangkan menjadi suatu produk lokal,” ujarnya.

Hasil yang berupa karya seni ini bisa saja akan dipakai sebagai ikon, atau bahkan karya tersebut dipamerkan pada iven setelah ini.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Sumbar, Taufik Ramadhan mengatakan keberadaan komik di Indonesia untuk saat ini semakin kontroversi, karena adanya perbedaan pendapat oleh para ahli yang mengartikan komik itu sendiri. “Yang menjadi kekuatiran lainnya yakni dengan ada komik asing yang membanjiri pasar Indonesia, terutama komik yang berasal dari daerah Jepang,” katanya.

“Negara lain bisa memunculkan budaya dan kearifan lokalnya melalui komik bahkan kartu, kenapa kita tidak mencontoh dan mengaplikasikan ke daerah kita sehingga memunculkan karakter lokal yang bisa bersaing di pasaran komik Indonesia bahan mancanegara,” tambahnya.

Tulis Komentar Anda